Tags

, , , ,

liga champion by helloandroid.com

Liga Champions UEFA (bahasa Inggris: UEFA Champions League) adalah kejuaraan antar klub sepak bola tahunan antara klub-klub sepak bola tersukses di Eropa, dan sering dianggap sebagai trofi tingkat klub yang paling prestisius di Eropa. Dan inilah 5 pertandingan liga champion dengan wasit kontroversial:

5. Real Madrid 0-2 Barcelona, April 2011
Leg pertama semi-final Liga Champions musim 2010/11 antara Real Madrid dan Barcelona berjalan panas. Jose Mourinho memilih memasang Pepe sebagai gelandang jangkar. Taktik tersebut cukup sukses karena Pepe tampak membuat alur permainan Barca tak mengalir. Namun di menit 60, terjadi insiden antara Pepe dan Dani Alves.

Pepe mengejar bola dan berusaha merebut bola yang menuju ke arah Alves. Kaki kanannya sedikit meninggi dan tampak menghajar full-back Brasil itu di lututnya yang langsung terkapar di lapangan. Wasit Wolfgang Stark pun menganggap Pepe melakukan pelanggaran keras dan langsung mengeluarkan kartu merah. Dalam tayangan ulang, keputusan wasit asal Jerman itu bisa diperdebatkan karena Pepe berusaha merebut bola.

Beberapa menit berikutnya, dengan keunggulan jumlah pemain, Messi mampu mencetak dua gol untuk memastikan kemenangan Barca di Santiago Bernabeu.

4. Barcelona 3-1 Arsenal, Maret 2011
Setelah kekalahan 2-1 yang diderita di Emirates, Barcelona harus membalikkan keadaan di leg kedua 16 besar Liga Champions. Pasukan Pep Guardiola mendominasi pertandingan dan unggul 1-0 hingga babak pertama. Namun, Barca kembali kepayahan setelah Sergio Busquets melakukan gol bunuh diri di awal babak kedua. Setelahnya, muncullah kejadian kontroversial.

Penyerang The Gunners Robin van Persie diberikan kartu kuning kedua karena menendang bola ke gawang meski wasit sudah meniup peluit tanda terjadi off-side. Massimo Busacca menilai Van Persie mengabaikan peluitnya, sedangkan penyerang andalan Arsenal itu merasa tidak mendengar bunyi peluit sampai setelah menendang.

Tanpa sang kapten, Arsenal tak mampu mengatasi perlawanan Barca yang unggul jumlah pemain. Di akhir pertandingan, mereka kalah 3-1 dan Barca lolos ke babak berikut.

3. Barcelona 1-0 FC Internazionale, April 2010
Pertandingan leg kedua semi-final Liga Champions musim 2009/10 antara Barcelona dan FC Internazionale menyajikan Sergio Busquets sebagai lakon utamanya. Di saat Barca sedang berjuang untuk membalas kekalahan 3-1 di leg pertama, gelandang bertahan ini tak ubahnya bertindak seperti seorang aktor.

Di pertengahan babak pertama, Busquets terjatuh setelah diterpa lengan Thiago Motta dan ia terlihat sangat kesakitan. Wasit Franck De Bleeckere tampaknya akan mengeluarkan kartu. Bukannya kartu kuning, De Bleeckere memilih untuk memberikan kartu merah langsung kepada Motta. Kontroversi terjadi ketika Busquets tertangkap kamera tengah mengintip dari balik tangannya untuk melihat apakah aktingnya berhasil mempengaruhi keputusan wasit.

Di laga ini, Blaugrana memang berhasil menang 1-0 tetapi gagal melangkah ke final. Keberpihakan wasit De Bleeckere kepada Barca sedikit tertepis setelah dia menganulir gol Bojan Krkic di akhir pertandingan karena ia melihat Yaya Toure telah lebih dahulu handsball. Dengan gol itu Barcelona sebenarnya Barca bisa lolos ke partai puncak

2. Bayern Munich 2-1 Fiorentina, Februari 2010
Wasit Norwegia Tom Henning Ovrebo sepertinya tidak tampak memihak salah satu tim di leg pertama 16 besar Liga Champions antara Fiorentina dan Bayern Munich di Allianz Arena. Tak disangka-sangka, ia membuat keputusan aneh yang membuat pasukan Cesare Prandelli meradang.

Di menit 73, saat kedudukan masih 1-1, Massimo Gobbi langsung dikartu merah Ovrebo akibat dianggap menyikut Arjen Robben. Keputusan itu dianggap aneh, karena tangan Gobbi terlihat hanya mengenai dada dari pemain Belanda itu yang berusaha berlari melewatinya.

Beberapa menit berselang Miroslav Klose tak dikartu merah setelah melakukan pelanggaran keras, yakni tekel dua kaki, yang mengenai Felipe. Pada akhirnya, Ovrebo mengesahkan gol Klose di menit 89. Padahal penyerang Jerman itu terlihat off-side saat menerima umpan silang Ivica Olic.

1. Chelsea 1-1 Barcelona, Mei 2009
Sebelum leg kedua semi-final Liga Champions musim 2008/09, Chelsea – yang ditangani manajer sementara Guus Hiddink – mampu menahan imbang tanpa gol di pertemuan pertama melawan Barca di Camp Nou. Giliran di Stamford Bridge, The Blues tampak di atas angin setelah Michael Essien membawa Chelsea unggul dan Barcelona tampak kesulitan mengembangkan permainan.

Namun, Tom Henning Ovrebo mengeluarkan keputusan-keputusan kontroversial. Ketika Chelsea menyerang, setidaknya ada lima kesempatan yang bisa menghasilkan penalti kepada Chelsea: dua kali kaus Didier Drogba ditarik Eric Abidal di kotak terlarang, Dani Alves menjatuhkan Florent Malouda di dalam kotak penalti tetapi hanya diberikan tendangan bebas, serta handball yang dilakukan Gerard Pique dan Samuel Eto’o. Namun, semuanya itu diabaikan wasit Tom Henning Ovrebo.

Bahkan Michael Ballack sempat mengejar sambil meneriaki Ovrebo yang tidak memberikan penalti. Di akhir laga, Andres Iniesta mencetak gol dramatis untuk mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus membawa Barcelona ke final Liga Champions berkat keunggulan gol tandang. Namun, laga tersebut seperti tertutupi kepemimpinan kontroversial dari sang wasit.

SOURCE